Daftar Kurs Pajak Hari ini

image

Kurs Pajak Hari ini

Berlaku: 1 Juli 2020 – 7 Juli 2020

[Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 28/MK.10/2020]

No. Mata Uang Satuan Nilai (Rp) Perubahan
1 Dolar Amerika Serikat [USD] 1 14253.00 47.00
2 Dolar Australia [AUD] 1 9813.91 65.45
3 Dolar Kanada [CAD] 1 10453.25 -5.90
4 Kroner Denmark [DKK] 1 2150.77 13.69
5 Dolar Hongkong [HKD] 1 1838.98 6.11
6 Ringgit Malaysia [MYR] 1 3329.88 7.73
7 Dolar Selandia Baru [NZD] 1 9174.53 37.18
8 Kroner Norwegia [NOK] 1 1477.86 -4.43
9 Pound sterling Inggris [GBP] 1 17690.86 -0.86
10 Dolar Singapura [SGD] 1 10235.55 53.49
11 Kroner Swedia [SEK] 1 1529.04 19.94
12 Franc Swiss [CHF] 1 15045.39 109.53
13 Yen Jepang [JPY] 100 13317.14 42.49
14 Kyat Myanmar [MMK] 1 10.29 0.11
15 Rupee India [INR] 1 188.35 1.88
16 Dinar Kuwait [KWD] 1 46338.01 176.39
17 Rupee Pakistan [PKR] 1 85.07 -0.52
18 Peso Philipina [PHP] 1 285.10 1.46
19 Riyal Saudi Arabia [SAR] 1 3799.23 12.84
20 Rupee Sri Lanka [LKR] 1 76.75 0.26
21 Bath Thailand [THB] 1 461.05 3.92
22 Dolar Brunei Darussalam [BND] 1 10247.55 63.33
23 Euro Euro [EUR] 1 16030.41 97.01
24 Yuan Renminbi Tiongkok [CNY] 1 2014.00 6.90
25 Won Korea [KRW] 1 11.85 0.11


Apa itu Kurs Pajak?

Setiap wajib pajak yang melakukan kegiatan ekspor-impor pasti erat kaitannya dengan istilah kurs pajak. Lalu, sebenarnya apa itu kurs pajak? Lebih jelasnya mengenai kurs pajak, simak ulasan Klikpajak by Mekari berikut ini.

Kurs sendiri artinya nilai tukar yang dikonversi dari mata uang suatu negara dengan mata uang negara lainnya. Umumnya, kurs atau nilai tukar rupiah maupun mata uang lainnya dikonversikan dengan mata uang dolar AS (USD) alias kurs dollar.

Ini terjadi karena dolar AS merupakan mata uang yang banyak digunakan untuk transaksi atau perdagangan internasional. Sehingga ada yang namanya kurs tengah Bank Indonesia (BI).

“Kurs BI ini digunakan sebagai acuan dalam melakukan transaksi jual-beli valuta asing (valas). Seperti diketahui, kurs tengah BI ini ditetapkan oleh bank sentral Indonesia, biasa disebut kurs referensi atau kurs pajak JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate).”

Bagaimana dengan kurs pajak? Dari penjelasan tersebut, maka pengertian Kurs Pajak adalah nilai tukar yang digunakan untuk menghitung pembayaran pajak.

Berbeda dengan kurs BI, untuk kurs pajak ditetapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK). Kurs pajak Kemenkeu ini diperbarui setiap seminggu sekali dan berlaku untuk periode tersebut, sehingga bisa disebut Kurs Pajak Mingguan.

Dasar hukum kurs pajak diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No. 8 Tahun 1983 tentang PPN dan PPnBM.

Sebelumnya telah diubah terakhir dengan UU No. 42 Tahun 2009 tentang Perubahan Ketiga atas UU No.8 Tahun 1983 tentang PPN Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Baca Juga: Strategi Profesi Akuntan Menghadapi Revolusi Akuntansi di Era Digital

Fungsi Kurs Pajak dan Penggunaannya

Fungsi kurs pajak yang juga dikenal sebagai Kurs Pajak Bea Cukai ini adalah sebagai acuan dalam penetapan atau penghitungan pajak dari berbagai transaksi terkait kegiatan ekspor-impor, di antaranya untuk:

  • Nilai kurs sebagai dasar pelunasan Bea Masuk (BM)
  • Pajak Pertambahan Nilai (PP) Badang dan Jasa
  • Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)
  • Bea Keluar (BK)
  • Pajak Penghasilan (PPh)

Gambarannya seperti ini;

Anda melakukan transaksi di atas menggunakan mata uang asing, maka dasar perhitungan pajaknya menggunakan kurs pajak mingguan tersebut. Artinya, Anda harus mengonversikan ke nilai tukar rupiah dari kurs pajak yang sudah ditetapkan oleh Kemenkeu itu.

Jadi, ketika menerbitkan faktur pajak dalam mata uang asing, Anda wajib mengisinya dalam nilai rupiah yang berasal dari konversi nilai transaksi dalam mata uang asing tersebut, dengan menggunakan kurs pajak yang sedang berlaku saat Anda membuat faktur pajak.

Baca Juga: Akuntan Sebut Regulasi Tentang Akutansi Perlu Diubah

Cara Menggunakan Kurs Pajak

Untuk menggunakan kurs pajak, juga perlu memahami keterangan dari isi tabelnya. Kurs pajak mingguan ini berisi keterangan yang terdiri dari:

  • Nama mata uang negara yang mengeluarkan mata uang tersebut
  • Satuan mata uang
  • Nilai rupiah hasil konversi
  • Jumlah selisih kenaikan atau penurunan nilai konversi dibanding kurs pajak mingguan sebelumnya

Lalu, bagaimana cara menggunakan kurs pajak?

Penggunaan kurs pajak pada dasarnya, Anda tinggal menjumlahkan nilai transaksi dalam mata uang asing tersebut menggunakan kurs pajak yang berlaku saat itu. Hasil dari penjumlahan menggunakan kurs pajak itulah yang digunakan sebagai dasar penghitungan pembayaran pajaknya.

 

Sumber: Klikpajak

Thu, 2 Jul 2020 @14:20

Copyright © 2020 KJA Ashadi dan Rekan · All Rights Reserved
powered by sitekno